DIFINMEDIA.COM
Back Home

Cara Membuka URL Yang Diblokir Dan Ditandai Spam Oleh Facebook

Sourch Image : www.difinmedia.com


Facebook merupakan media sosial yang paling banyak digunakan oleh orang Indonesia. Hal ini menjadikannya sarana yang cukup efektif dan ampuh untuk promosi. Makanya gampang banget nyari online shop disana. Termasuk untuk kita-kita yang berkegiatan sebagai Blogger. Banyaknya grup Facebook yang menjadi tempat bekumpul teman sehobi membuat kamu saling bertukar alamat blog. Saking semangatnya promosi, tidak terasa kamu sudah membagikan URLnya puluhan kali.

Nah....ini nih yang bahaya. Terlalu sering membagikan tautan dalam waktu yang berdekatan bisa membuat URL ditandai sebagai spam dan diblokir Facebook! Kalau sudah begitu, URL kamu tidak bisa lagi dibagikan dimanapun. Sedih kan, niatnya mau promosi blog kesayangan, eh....malah kena blokir. Belum lagi belakangan ini Facebook memang sedang gencar memberantas hoax dan spam. Ganas banget deh kalau kamu tidak pintar-pintar atur jeda waktu.

1. Beberapa Penyebab URL Ditandai Spam Dan Diblokir Facebook


1.1. Terlalu Banyak Mengirim URL Dalam Waktu Berdekatan

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, salah satu faktor penyebab URL blog atau website diblokir Facebook adalah karena kamu terlalu sering membagikan URL dalam waktu yang berdekatan (hanya selang beberapa detik atau menit). Kegiatan yang berulang-ulang, apalagi jika mengandung kalimat yang sama terus-menerus, akan membuat Facebook berpikir bahwa konten tersebut adalah sampah alias spam.

1.2. URL Dilaporkan Sebagai Spam Oleh Pengguna Lain

Semua pengguna Facebook bebas mengajukan laporan jika ada konten yang dianggap kurang pantas, berbahaya, atau meresahkan karena mengandung unsur-unsur negatif. Termasuk melaporkan URL yang telah kamu bagikan. Jika pengguna lain merasa risih atau terganggu karena kontennya, mereka akan melapor ke pihak Facebook. Tapi tidak langsung ditandai sebagai spam dan diblokir Facebook kok. Mereka akan tetap melakukan review. Jika dirasa memang mengganggu, baru akan diblokir.


Contoh ketika pengguna melaporkan konten ke pihak Facebook.

Baca Juga: Cara Membuat Facebook Tidak Bisa Di Add Orang Lain

1.3. URL Mengandung Konten Berbahaya

Bisa jadi URL yang kamu bagikan mengandung unsur berbahaya seperti website phising, scammer, fake login, atau bentuk kejahatan lainnya. Facebook sudah pintar. Dia bisa menganalisa dan mendeteksi keamanan dari semua URL yang dibagikan.

1.4. URL Mengandung Konten Yang Melanggar Kebijakan Facebook

Kamu tidak bisa asal-asalan mempromosikan URL. Facebook juga punya kebijakan lho. Ada beberapa konten yang dilarang dibagikan. Diantaranya: ancaman langsung, menyakiti diri sendiri, bullying dan pelecehan, serangan kepada tokoh publik, aktifitas kriminal, ujaran kebencian, konten dan grafis kekerasan, serta konten sensitif lainnya. Kamu bisa membacanya dengan lengkap di Facebook Comunity Standards.

Kalau sudah terlanjur kena blokir bagaimana?
Jangan panik. Kamu bisa kok mengajukan banding dan meminta Facebook untuk membuka blokirannya. Ikuti langkah-langkah berikut ya.

2. Cara Membuka URL Yang Ditandai Spam Dan Diblokir Facebook

Ada bebeapa cara yang bisa ditempuh untuk membuka blokiran URL Facebook. Kamu bisa coba salah satu atau semuanya sekaligus.

2.1. Mengajukan Banding

Ini cara tersimple dan tergampang. Tingkat kesuksesannya lebih tinggi dibanding cara yang lain. Nih, ikuti panduannya.
Ketika update status yang mengandung URL, maka akan muncul peringatan yang mengatakan bahwa URL tersebut sudah ditandai sebagai spam. "Posts that look like spam according to our Community Guidelines are blocked on Facebook and can't be edited."

Setelah itu, akan muncul notifikasi yang mengatakan bahwa linknya telah dihapus. "We removed your post because it looks like spam. Go to your Support Inbox to learn more.". KLIK notifikasi tersebut ya.

Setelah diklik, kamu akan dibawa ke halaman Support Inbox. Pilih This Isn't Spam yang ada disana.
Selesai deh, cukup gitu doang kok.

Baca Juga: Cara Membuat Nama Facebook Hanya Satu Kata

2.2. Mengisi Formulir Pengaduan

Buka formulir banding yang ada di:
https://www.facebook.com/help/contact/?id=244560538958131
Di kolom isian pertama, masukkan URL yang diblokir dan ditandai spam oleh Facebook. Pada pilihan What does the link lead to ?, pilih opsi pertama, yaitu This is a website I own/promote. Pada kolom isian terakhir, tulis alasan kenapa Facebook perlu membuka blokirannya. Pokoknya sebutkan bahwa URL tersebut aman untuk dibuka dan tidak mengandung spam. Kalau settingan akun kamu bahasa Indonesia, isi pakai kalimat bahasa Indonesia. Begitupun kalau disetting bahasa Inggris, pakailah bahasa Inggris. Jangan lupa klik tombol Send kalau semuanya sudah diisi.


Sepertinya Facebook sudah menghapus akses ke halaman formulir diatas. Untuk itu, kamu bisa coba cara kesatu atau ketiga.

2.3. Melaporkan Masalah

Ini cara terakhir yang bisa kamu coba untuk merayu Facebook.
Akses menu Quick Help yang berupa icon tanda tanya di kanan atas. Pilih submenu Report a Problem. Pilih Something Isn't Working.

Akan muncul sebuah form.
Where is the problem? Pilih Updating My Status.
What happened? Jelaskan bahwa URL kamu terkena blokir dan tidak bisa dibagikan. Mintalah Facebook untuk membukanya. Tulis juga URLnya. Lebih bagus lagi kalau ada screenshot dari kondisi ketika kamu update status yang mengandung URL tapi terkena blokir. Klik tombol Send jika telah diisi semua.

Baca Juga: Facebook Sound Collection. Lagu Bebas Copyright Gratis Download

3. Berapa Lama Bandingnya Diterima Atau Ditolak?

Sabar, tunggu 3-7 hari. Facebook perlu melakukan review dulu dan tidak bisa instan. Ketika hasilnya keluar, kamu akan mendapatkan notifikasi. Segera deh buka Support Inbox. Baca isinya dan cek apakah proses banding kamu diterima atau ditolak. Kebanyakan sih berhasil. Kalau ditolak ya ajukan banding lagi, jangan menyerah.

Semoga tidak sedih lagi dengan adanya tutorial mengatasi blog yang ditandai spam oleh Facebook ini. Kamu bisa lanjut promosi dan sebar URL seperti biasa. Tapi promosinya biasa aja ya, jangan berlebihan. Masa mau diblok lagi sih.
Facebook 35 Oleh Igniel